Mata-Rakyat.com, TANGERANG || Maraknya pemberitaan mengatasnamakan kontak WhatsApp Kapolsek Pakuhaji AKP Kuswandi dengan screenshot yang beredar di sosial media serta pemberitaan, AKP Kuswandi memberikan klarifikasi.
Beredarnya beberapa pemberitaan online dan viral nya sebuah screenshot via pesan singkat WhatsApp mengatasnamakan Kapolsek Pakuhaji AKP Kuswandi itu adalah bohong adanya.
AKP Kuswadi saat ditemui oleh beberapa awak media di ruangan kerja nya memberikan statement dan mengklarifikasi,
” Saya tidak tahu dan tidak mengetahui siapa chatingan dalam screenshot-an via WhatsApp tersebut, oknum tersebut dalam isi chatingan itu tidak benar ” jelasnya kepada media Senin, 19 Mei 2025
Diketahui sebelumnya dalam isi settingan screenshot via pesan singkat WhatsApp ada sebuah kalimat dengan nominal Rp 50 juta uang pengkondisian diduga untuk memperlancar peredaran obat keras daftar G di wilayah hukum Polsek Pakuhaji.
Namun Kapolsek Pakuhaji AKP Kuswandi menyangkal tuduhan tersebut, terkait viralnya pemberitaan yang ada di beberapa media online dirinya sangat menyayangkan karena tidak ada konfirmasi kepada Kapolsek Pakuhaji AKP Kuswandi langsung.
” Saya sangat menyayangkan di beberapa media online yang beredar berita tersebut tanpa adanya konfirmasi langsung ke saya ” pungkasnya
Dalam statement klarifikasi AKP Kuswandi pun menegaskan bahwa tidak akan tinggal diam terkait peredaran obat keras golongan G jika memang ada beroperasi di wilayah hukum Polsek Pakuhaji akan ditindak secara hukum. Tutupnya
Ema Mardiana

Tinggalkan Balasan