“Warga Desa Kemuning Keluhkan Pembangunan MCK Tak Sesuai Harapan, Diduga Anggaran Tak Transparan”

 

Legok, Tangerang – Warga Desa Kemuning, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, menyampaikan keluhan terkait pembangunan fasilitas Mandi Cuci Kakus (MCK) atau WC umum yang dinilai tidak sesuai harapan. Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mendatangi kantor redaksi mata-rakyat.com untuk mengungkapkan keresahannya.

“Kami sangat kecewa dengan hasil pembangunan MCK ini. Kualitasnya jauh dari yang kami harapkan, bahkan ada yang belum bisa digunakan sama sekali,” ujarnya, Selasa (12/11/2025).

Menurutnya, fasilitas MCK yang ada saat ini tidak memadai untuk memenuhi kebutuhan sanitasi warga desa. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran akan masalah kesehatan dan kebersihan lingkungan.

Menindaklanjuti laporan warga, tim mata-rakyat.com melakukan investigasi terhadap anggaran pembangunan MCK di Desa Kemuning. Berdasarkan data yang diperoleh, pada tahun 2023 hingga 2024, anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan/peningkatan fasilitas jamban umum/MCK seharusnya terealisasi untuk lima unit. Namun, faktanya di lapangan hanya tiga unit MCK yang dibangun.

“Kami menemukan adanya ketidaksesuaian antara anggaran yang dialokasikan dengan realisasi pembangunan di lapangan. Ada indikasi bahwa anggaran tersebut tidak digunakan sebagaimana mestinya,” ungkap salah satu anggota tim investigasi.

Tim Investigasi akan terus menggali informasi lebih lanjut terkait dugaan penyelewengan anggaran ini. Kami juga akan berupaya mengonfirmasi temuan ini kepada pihak-pihak terkait, termasuk pemerintah desa dan dinas terkait.

 

“Kami berharap pihak berwenang Aparatur Penegak Hukum wilayah hukum Legok segera melakukan audit terhadap penggunaan anggaran pembangunan MCK di Desa Kemuning. Jika terbukti ada penyimpangan, pelaku harus ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Keresahan warga Desa Kemuning ini menjadi sorotan penting terkait transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran pembangunan di tingkat desa. Diharapkan, kejadian serupa tidak terulang di wilayah lain.

Hingga berita ini diterbitkan belum ada pertanyaan resmi dari pihak Desa Kemuning, Kecamatan Legok Kabupaten Tangerang Banten.

 

(Tim).