“Tragedi Jalan Raya Karang Tengah, Warga Parung Panjang Turun ke Jalan: Ratusan Lilin Dinyalakan, Suara Keadilan Dinyalakan”

 

BOGOR — Parung Panjang berduka. Sabtu malam (1/6/2025) sekitar pukul 19.30 WIB, ratusan warga turun ke depan Kantor Kecamatan Parung Panjang, menunjukkan solidaritas atas kecelakaan tragis yang menewaskan warga di Jalan Raya Karang Tengah pada Sabtu malam (31/5) pukul 23.00 WIB.

Bukan sekadar aksi diam. Ratusan lilin dinyalakan dan bunga ditabur simbol duka sekaligus teriakan sunyi akan keprihatinan mendalam terhadap nyawa-nyawa yang hilang di jalanan yang seharusnya aman.

“Kita tidak ingin hanya menangisi. Kita menuntut perubahan,” ujar Yayan aktivis sosial yang ikut dalam aksi tersebut. Banyak di antara mereka mendesak adanya penataan ulang lalu lintas, jalan yang berlubang dan peningkatan lampu penerangan, hingga pengawasan lebih ketat terhadap kendaraan berat yang melintas di malam hari.

Aksi ini bukan sekadar bentuk belasungkawa, melainkan panggilan bagi para aktivis sosial, pemerhati kebijakan publik, dan pemangku kepentingan: sampai kapan infrastruktur yang minim harus terus memakan korban?

Warga Parung Panjang sudah bersuara. Kini saatnya pihak berwenang dan aktivis sosial berdiri bersama mereka. Karena tragedi ini bukan yang pertama dan tidak boleh menjadi yang berikutnya.

 

Penulis: YN