“Pesawat N250 “Gatotkaca” Milik Habibie Kini Menghiasi Kompleks BRIN, Kisah Prasasti Soeharto Jadi Perbincangan”
Tangerang – Pesawat prototipe N250-100 “Gatotkaca” yang merupakan mahakarya dari mendiang Presiden B.J. Habibie kini secara resmi ditempatkan di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sebagai simbol sejarah dirgantara Indonesia. Pesawat yang dirakit ulang di lokasi ini sejak Agustus 2025 ini menarik perhatian pengunjung, terutama karena keberadaannya menggantikan sebuah prasasti bersejarah.
Pesawat bermesin turboprop ini adalah kebanggaan nasional yang menjadi tonggak kemajuan teknologi penerbangan Indonesia di era 1990-an. Setelah sempat disimpan di Museum Dirgantara Mandala, Yogyakarta, pesawat yang diproduksi oleh PT Dirgantara Indonesia (dahulu IPTN) ini kini kembali ke “rumah” risetnya.
“Gatotkaca” Menggantikan Prasasti Bersejarah
Kehadiran pesawat ini di BRIN menjadi pusat perhatian, terutama bagi mereka yang mengetahui sejarah lokasi tersebut. Sebelumnya, area ini dihiasi oleh sebuah prasasti batu yang ditandatangani oleh Presiden Soeharto. Pergantian monumen ini memicu berbagai tanggapan dan pertanyaan dari masyarakat.
Salah seorang pengunjung bernama Ali mengungkapkan, “Saya ingat dulu di sini ada prasasti batu yang ditandatangani Pak Harto. Sekarang diganti pesawat ini. Bagus sih, tapi jadi penasaran, prasastinya ke mana?” (23/9).

Seorang pengunjung lain yang enggan disebutkan namanya, menambahkan, “Ini adalah pesawat yang bersejarah, warisan Pak Habibie. Sangat pas ditempatkan di BRIN. Namun, mungkin akan lebih baik jika sejarah prasasti sebelumnya juga dijelaskan di sini agar tidak menimbulkan pertanyaan.”
Sampai berita ini diturunkan, pihak Brin belum memberikan pernyataan resmi. Awak media masih berupaya menghubungi pihak Brin guna mendapatkan klarifikasi.

Tinggalkan Balasan