“IWAS Sanggau Gaungkan Etika Jurnalistik, Gandeng Polres dan Kominfo Perkuat Literasi Pers“
SANGGAU,Mata-Rakyat.com – KALBAR — Suasana hangat menyelimuti ruang diskusi yang digelar Ikatan Wartawan Sanggau (IWAS) saat para jurnalis, aparat kepolisian, dan pejabat pemerintah duduk bersama membahas satu hal penting: menjaga marwah jurnalistik di era banjir informasi.
Kegiatan bertajuk “Diskusi Etika Jurnalistik dan Pencegahan Hoaks” ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus ruang belajar bagi para wartawan di Kabupaten Sanggau. Selain membahas kode etik dan mekanisme kerja media, forum ini juga menyoroti peran penting pers dalam menangkal informasi palsu yang kerap meresahkan publik.
Sekretaris IWAS, Ariya Laksana Bima, dalam sambutannya menegaskan bahwa momentum ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan langkah nyata membangun jurnalisme yang profesional dan berintegritas.
> “Kami ingin mempererat persaudaraan sesama jurnalis sekaligus memperkuat pemahaman tentang kode etik dan tanggung jawab dalam pemberitaan. Jurnalis harus menjadi garda terdepan melawan hoaks, bukan justru terjebak di dalamnya,” tegas Ariya.
Untuk memperkaya diskusi, IWAS menghadirkan narasumber dari Polres Sanggau yang diwakili langsung oleh AKBP Sudarsono, serta Kepala Dinas Kominfo Sanggau, Joni Irwanto, bersama tokoh media dan akademisi. Mereka memberikan sudut pandang strategis tentang pentingnya peran media dalam menjaga kondusivitas sosial di daerah.
Perwakilan Persatuan Wartawan Kabupaten Sanggau (PWKS), Sujanto, S.H, mengapresiasi langkah IWAS yang berhasil menyatukan insan pers dengan unsur Forkopimda dalam satu forum terbuka.
> “Diskusi semacam ini sangat jarang dilakukan. IWAS berhasil menghadirkan para pemangku kepentingan, termasuk Kapolres dan Kepala Dinas Kominfo, untuk bersama-sama membahas bagaimana media bisa lebih berimbang dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Menurutnya, jurnalisme lokal memiliki peran besar dalam pembangunan daerah. Dengan kualitas dan etika yang kuat, wartawan tidak hanya menjadi penyampai berita, tapi juga mitra strategis dalam menjaga stabilitas sosial dan mendorong kemajuan daerah.
> “Harapan kita, Sanggau bisa menjadi rumah bagi jurnalis profesional—yang tangguh di lapangan, tajam dalam menulis, dan jujur dalam menyampaikan kebenaran,” tambah Sujanto.
Diskusi ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk mempererat sinergi antara media, pemerintah, dan aparat penegak hukum. IWAS berencana menjadikan kegiatan ini sebagai agenda rutin untuk memperkuat ekosistem pers yang sehat, beretika, dan berintegritas di Kabupaten Sanggau.

Tinggalkan Balasan