“Proyek U-Ditch di Puspitek Dikeluhkan Warga, Diduga Asal Jadi”

 

TANGERANG – Proyek pemasangan U-ditch saluran air di RW 07, RT 03, Perumahan Puspitek, Kelurahan Situ Gadung, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, menuai keluhan dari warga. Pengerjaan proyek yang terkesan asal-asalan ini menimbulkan kekecewaan di kalangan masyarakat setempat.

Hidayatullah, seorang pemuda Puspitek yang aktif di Karang Taruna Situ Gadung tingkat RW, mengungkapkan keprihatinannya terkait proyek yang didanai dari anggaran dana desa Situ Gadung ini. “Kami sangat prihatin dengan kualitas proyek U-ditch ini. Anggaran dana desa seharusnya bisa dimanfaatkan untuk pembangunan yang lebih baik dan sesuai standar. Pengerjaan yang asal-asalan seperti ini sangat mengecewakan,” ujarnya kepada wartawan saat di hampiri di Puspiptek. (27/11).

Warga menyoroti kurangnya transparansi dan pengawasan dalam proyek ini. Tidak adanya papan informasi yang memadai membuat warga kesulitan mengakses detail informasi terkait anggaran, kontraktor pelaksana, dan target waktu penyelesaian. Minimnya pengawasan dari pihak terkait juga disinyalir menjadi penyebab kualitas pekerjaan yang kurang optimal.

Selain itu, proyek ini juga diduga tidak memenuhi standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Padahal, Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012 telah mengamanatkan bahwa K3 adalah segala kegiatan untuk menjamin dan melindungi keselamatan serta kesehatan tenaga kerja melalui upaya pencegahan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja.

Hidayatullah dan warga lainnya berharap agar dinas terkait dapat segera meningkatkan pengawasan terhadap proyek ini. Mereka menekankan pentingnya pelaksanaan pekerjaan yang sesuai dengan standar teknis dan memperhatikan aspek K3 demi keselamatan dan kesehatan para pekerja.

Tim Investigasi mata-rakyat.com telah berupaya menghubungi pihak-pihak terkait, termasuk pemerintah desa dan kontraktor pelaksana, untuk mendapatkan klarifikasi terkait keluhan warga ini.

Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi yang diterima. Kami akan terus berupaya mendapatkan informasi yang berimbang dan menyajikan perkembangan terbaru terkait isu ini kepada publik.