“Ceramah Tak Beradab: Haji Syukron Hina Nenek Kinot, Akan Diproses Hukum”

 

Cinangka – Seorang penceramah bernama Bapak Haji Syukron menuai kecaman usai diduga melontarkan ucapan kurang pantas atau kekerasan verbal kepada seorang jamaah sesepuh, Nenek Haji Kinot, saat berlangsungnya pengajian rutin Majelis Taklim Pojok Udang, (15/5).

Kejadian itu berlangsung di lokasi pengajian ibu-ibu wilayah Pojok Udang saat Haji Syukron sedang menyampaikan materi ceramah. Ucapan yang dinilai menyinggung dan tidak sesuai adab berdakwah itu terdengar jelas oleh sejumlah jamaah yang hadir.

Merasa sangat terhina dan dirugikan, Nenek Haji Kinot menegaskan tidak akan tinggal diam. Kepada awak media, ia menyatakan berniat membawa perkara ini ke jalur hukum.

“Saya sakit hati sekali diperlakukan seperti itu. Sebagai orang tua seharusnya dihormati, bukan dicaci. Saya bertekad akan melaporkan perbuatan ini ke pihak kepolisian agar menjadi pelajaran,” tegas Nenek Haji Kinot, Kamis (21/5)

Kecaman juga datang dari tokoh masyarakat setempat, Risdianto. Ia menilai tindakan penceramah tersebut sangat tidak terpuji dan bertentangan dengan nilai agama serta norma kesopanan.

“Saya mengecam keras perbuatan Bapak Haji Syukron. Dakwah itu membawa kedamaian, bukan menyakiti hati apalagi dengan kekerasan verbal. Ini melanggar etika sebagai penyiar agama,” ujar Risdianto.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Bapak Haji Syukron maupun pengurus majelis taklim terkait insiden tersebut.

 

(Red)