Mata-rakyat.com, Banten – Dalam upaya memperkuat nilai-nilai spiritual dan moral dalam perjuangan melawan korupsi serta segala bentuk penyimpangan hukum, Ketua LSM Tameng Perjuangan Rakyat Anti Korupsi (TAMPERAK) Provinsi Banten, Ahmad Sudita, melakukan perjalanan ziarah ke sejumlah makam ulama besar dan tokoh pejuang Islam di Pulau Jawa.

Ziarah spiritual ini diawali dengan kunjungan ke Makam Sunan Gunung Jati di Cirebon – salah satu Wali Songo yang dikenal sebagai tokoh penyebar Islam dan peletak dasar tata pemerintahan yang berintegritas dan adil.

“Semangat perjuangan Sunan Gunung Jati bukan hanya soal dakwah, tapi juga keberanian menata masyarakat secara bermartabat. Itu yang jadi inspirasi kami dalam gerakan anti korupsi,” tegas Sudita di sela-sela kunjungan, Minggu (15/6/2025).

Tak berhenti di sana, Ketua TAMPERAK Banten juga berziarah ke Makam Kiai Raden Santri, tokoh kharismatik yang dikenal sebagai ulama pejuang yang menjunjung tinggi nilai kejujuran dan keteguhan sikap melawan kedzaliman.

Perjalanan spiritual ini ditutup di Makam Mbah Kiai Syadzili (Makam Gunung Pring), Muntilan, Magelang, Jawa Tengah, salah satu tempat yang kerap dijadikan pusat perenungan para tokoh pergerakan nasional.

“Kami datang bukan hanya membawa doa, tetapi meneguhkan komitmen bahwa perjuangan memberantas korupsi harus dibarengi dengan kekuatan batin dan spiritual yang kokoh. Sebab korupsi bukan hanya kejahatan hukum, tapi kejahatan moral,” tambah Sudita.

LSM TAMPERAK selama ini dikenal aktif dalam pengawasan terhadap kinerja aparat dan instansi pemerintah, terutama dalam kasus-kasus dugaan penyimpangan anggaran dan peredaran obat ilegal. Namun, menurut Sudita, gerakan anti korupsi tak cukup dengan aksi-aksi keras di lapangan, tetapi juga harus dirawat dari dalam — melalui kesadaran spiritual.

Ziarah ini juga disebut sebagai bentuk refleksi dan doa agar perjuangan rakyat dalam menuntut keadilan dan pemberantasan mafia hukum dan anggaran senantiasa diberi jalan dan kekuatan.

“Kami berdoa kepada para auliya dan pejuang, semoga semangat jihad mereka hidup dalam setiap langkah kami membela rakyat,” pungkas Sudita.