“Gotong Royong Tahap 2, Pemdes Parung Panjang dan Kabasiran Gerakkan Warga Jaga Lingkungan”
Parung Panjang, — Semangat kolektif warga Parung Panjang kembali bergelora. Setelah sukses menggelar gotong royong tahap pertama, Pemerintah Desa Parung Panjang dan Pemerintah Desa Kabasiran kembali menginisiasi kegiatan serupa dalam Jumat Bersih tahap kedua, yang digelar serentak hari ini di berbagai titik pemukiman dan jalur saluran air, Jum’at (20/6).
Tak kurang dari puluhan warga, RT/RW, serta aparatur kedua desa turun langsung ke lapangan memunguti sampah, memangkas rumput liar, dan membersihkan saluran air yang mulai tersumbat. Fokus utama kegiatan ini selain kebersihan, juga pada edukasi pengelolaan sampah berkelanjutan lewat program “Bank Sampah”.
Kegiatan ini bukan sekadar aksi simbolis. Warga bekerja nyata di tengah cuaca panas, menandai meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap isu lingkungan yang selama ini kerap diabaikan. Program Bank Sampah pun mendapat porsi khusus dalam kegiatan, dengan edukasi langsung kepada warga terkait pemilahan sampah dan nilai ekonomis limbah rumah tangga.
“Kami sangat senang melihat antusiasme warga dan aparatur desa dalam kegiatan gotong royong ini. Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan sangat terasa,” ujar Kusnadi, Ketua RW setempat yang turut memimpin aksi di lapangan.

Tak hanya itu, kegiatan ini juga dinilai menjadi ajang silaturahmi lintas wilayah antara dua desa yang selama ini kerap berjalan sendiri-sendiri dalam program pembangunan sosial. Gotong royong lintas desa ini menjadi langkah awal menuju sinergi tata kelola lingkungan berbasis masyarakat.
Pemerintah desa berharap aksi ini tidak berhenti sebagai seremoni tahunan, melainkan menjadi budaya bersama yang terjaga secara konsisten.
“Kami dorong agar gotong royong tidak hanya saat ada program, tapi menjadi rutinitas. Bank Sampah adalah solusi jangka panjang yang harus kita kawal bersama,” ujar salah satu perangkat desa yang terlibat dalam sosialisasi.
Dengan semangat kolektif dan kolaboratif ini, Parung Panjang dan Kabasiran menegaskan komitmen bahwa urusan lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi panggilan moral seluruh warga.

Tinggalkan Balasan