“Massa Gerakan Nasional Pendidikan, Yogya, Desak Copot Kapolri dan Aparat Pembunuh Rakyat”
Yogyakarta, Mata-Rakyat.com – Massa yang mengatasnamakan Aliansi Gerakan Nasional Pendidikan (GNP) mengelar aksi di kawasan Titik Nol, Malioboro dan Kota Yogyakara, Rabu siang, (24/9).
Demo Aliansi Gerakan Nasional Pendidikan mendapat kawalan ketat dari personil kepolisian.
Selama aksi massa GNP jalan di kawasan Malioboro dan sekitar agak tersendat tapi masih lancar.
Menurut Kooordinator Aksi Iko, tuntutan massa yakni, menciptakan kedaulatan rakyat dengan cara mendorong produktivitas pertanian, rakyat sebagai tulang industrialisasi nasional, tujuannya untuk mengubah struktur agraria yang timpang serta mengurangi ketimpangan penguasaan tanah.
lanjut Iko, selain menuntut Reforma Agraria, Massa Aliansi Gerakan Nasional Pendidikan juga menuntut copot Kapolri dan aparat pembunuh rakyat.
Berikut 15 point tuntutan massa Aliansi Gerakan Nasional Pendidikan
1. Cabut UUPA dari Prolegnas dan Laksanakan Reforma Agraria beserta Program Penunjang
2. Hapuskan SG dan PAG serta Undang-Undang Keistimewaan Tanah untuk Rakyat
3. Tolak Segala Upaya Penggusuran Rakyat di Daerah Istimewa Yogyakarta dengan Kedok World Heritage UNESCO;
4. Tolak Food Estate dan segala Program PSN
5. Hentikan Semua Aktivitas Industri Ekstraktiv yang merugikan Rakyat
6. Tolak Impor Pertanian serta Wujudkan Stabilisasi Harga Komoditas Pertanian
7. Cabut Undang-Undang TNI dan Kembalikan Militer ke Barak;
8. Bebaskan Seluruh Massa Aksi yang Ditahan oleh Kepolisian Republik. Indonesia tanpa Proses Hukum yang Jela
9. Sahkan RUU Perampasan Aset
10. Sahkan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga
11. Reformasi Kepolisian Republik Indonesia, Copot Kapolri dan Adili Aparat Pembunuh Rakyat
12. Reformasi Kebijakan Fiskal yang Berkeadilan, Mensejahterakan Rakyat dan Terapkan Pajak Progresif untuk Orang Kaya;
13. Bentuk Undang-Undang Ketenagakerjaan yang Baru tanpa Omnibus Law
14. Tolak Efisiensi Anggaran Pendidikan, Wujudkan Pendidikan Gratis, Ilmiah, Demokratis dan Bervisi Kerakyatan;
15. Tarik Militer dan Hentikan Seluruh Kekerasan yang Terjadi di Tanah Papua

Tinggalkan Balasan