”Setiap Malam Antrean Truk Tambang di SPBU 34-15808 Jalan Raya Parung Panjang Sebabkan Macet, Ambulans Sempat Terhalang”

 

PARUNG PANJANG – Warga sekitar Jalan Raya Parung Panjang semakin resah dengan fenomena antrean truk tambang yang terjadi setiap malam di SPBU 34‑15808. Barisan kendaraan besar yang hendak mengisi BBM memanjang hingga menutup sebagian badan jalan utama, memicu kemacetan berkepanjangan dan bahkan kerap menghalangi jalan lintas ambulans saat bertugas.

 

Berdasarkan keterangan Alfa, warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi, insiden terbaru terjadi sekitar pukul 23.00 WIB. Saat itu puluhan unit truk tambang berbaris rapat menuju pom bensin. Karena area antrean di dalam SPBU terbatas, sebagian besar truk terpaksa mengantre di bahu jalan hingga meluas ke jalur kendaraan umum. Akibatnya, arus lalu lintas malam hari menjadi tersendat, dan jalur darurat pun tertutup rapat.

Situasi paling mencekam terjadi ketika sebuah ambulans yang sedang membawa pasien terpaksa terhenti lama di tengah antrean truk karena tidak bisa melintas. Alfa mengaku khawatir, jika hal ini terus berulang, nyawa pasien bisa terancam karena tertunda di tengah kemacetan yang seharusnya dapat dihindari.

“Setiap malam pasti macet parah di sini, apalagi sekitar jam 23.00 Truk‑truk tambang antre sampai ke jalan raya, kemarin ambulans yang lewat pun susah sekali lewat. Sangat berbahaya kalau ada keadaan darurat,” keluh Alfa.

Warga meminta pihak pengelola SPBU segera mengatur sistem antrean agar tidak meluas ke jalan raya. Selain itu, diharapkan adanya pengawasan rutin dari kepolisian atau instansi terkait pada jam‑jam malam, guna menjaga kelancaran lalu lintas serta memastikan jalur darurat tetap terbuka dan dapat dilewati kendaraan penyelamat kapan saja.

Sampai berita ini diturunkan, masalah antrean truk tambang malam hari di lokasi tersebut belum mendapatkan penanganan yang memadai.